Perbedaan BCAA dan Whey Protein

Perbedaan BCAA dan Whey Protein memang kerap menjadi perbincangan hangat di kalangan penggiat fitness, baik yang sudah expert maupun pemula. Pembahasannya tentu tidak jauh dari kualitas, dan cara kerja dari kedua produk andalan brand suplemen Evolene tersebut.

Ibarat 4 sehat 5 sempurna, Whey Protein berperan sebagai asupan 4 sehat bagi tubuh, sedangkan BCAA adalah pelengkap untuk menyempurnakan. Mengkombinasikan konsumsi Whey Protein dengan BCAA akan mendukung program cutting Anda sehingga memberi hasil semakin maksimal.

Mengenal BCAA dan Manfaatnya

Branched-Chain Amino Acids aka BCAA adalah Asam Amino Rantai Bercabang yang terdiri atas sembilan amino esensial. Namun diantaranya, hanya ada 3 asam amino yang memiliki peran besar dalam mempertahankan serta meningkatkan otot, diantaranya adalah, valin, leusin, dan isoleusin.

Sekitar 35% otot manusia dibentuk oleh BCAA. Oleh sebab itu, kebutuhan tubuh manusia akan BCAA harus terpenuhi, khususnya bagi Anda yang menjalankan program meningkatkan massa otot. Selain itu, BCAA juga berfungsi membantu dalam pelepasan hormon serta meningkatkan fungsi otak.

Dilansir dari “Journal of Sports Medicine and Physical Fitness”, suplemen BCAA berfungsi mengurangi kerusakan pada otot yang berkaitan dengan latihan ketahanan. Untuk mengurangi rasa sakit dan mempercepat pemulihan, seperti fitness, maka direkomendasikan mengkonsumsi BCAA.

Pada studi lain juga disebutkan, bahwa asupan BCAA dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh dan membantu pemulihan otot. Selain dapat membantu pemulihan otot, konsumsi BCAA sesuai dengan aturan pakai juga mampu membantu dalam proses hipertrofi otot.

Manfaat mengkonsumsi Evolene BCAA:

  • Mencegah penyusutan massa otot.
  • Mengurangi pegal-pegal dan mempercepat recovery otot setelah latihan angkat beban.
  • Sudah mengantongi sertifikasi aman dari BPOM dan Halal dari MUI.
  • Mudah diserap oleh tubuh.
  • Tidak mengandung kalori sehingga cocok mendukung program cutting
  • Mencegah pengikisan otot saat menjalankan program bulking

BCAA juga aman dikonsumsi pada pagi hari setelah bangun tidur. Dengan begitu, selama fase latihan tubuh akan menggunakan BCAA sebagai bahan bakar menghasilkan energi. Oleh sebab itulah, mengkonsumsi BCAA adalah keharusan bagi yang menginginkan massa otot rendah lemak.

Kapsul BCAA mengandung, Leusin 250 mg, Valin2 122,5 mg, Isoleusin 122,5 mg, dan Vitamin B6 HCI yang bukan hanya dapat memaksimalkan pembentukan massa otot dan pemulihan otot. Tapi juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga selalu fit dan tidak mudah terserang penyakit.

Note: BCAA tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita gangguan fungsi ginjal, ibu hamil, anak di bawah umur, serta penggunaan tidak boleh melebihi dosis yang telah tertera pada kemasan produk sebab bisa mengakibatkan terganggunya fungsi ginjal untuk pemakaian jang waktu lama.

Mengenal Whey Protein dan Manfaatnya

Evolene Whey Protein merupakan pilihan produk suplemen dalam milkshake paling tepat untuk mendukung program cutting (diet bebas lemak). Khususnya bagi yang ingin memiliki berat badan dan bentuk tubuh ideal dengan cara mengurangi lemak di tubuh tanpa mengakibatkan pengikisan otot.

Selain menerapkan gaya hidup sehat, pola makan sehat, latihan konsisten, dan istirahat cukup, tubuh juga membutuhkan asupan protein tambahan. Terutama dalam program membentuk massa otot, kebutuhan protein yang diperlukan oleh tubuh manusia bisa naik hingga 2x lipat.

Latihan angkat beban memang bagus untuk membakar lemak dan mengencangkan otot. Namun, terlalu fokus pada latihan sehingga melalaikan kebutuhan nutrisi akan berakibat fatal. Pasalnya, otot akan susah untuk berkembang, dan bahkan bisa mengikis otot yang susah payah dibangun.

Namun, latihan dengan dibarengi mengkonsumsi Evolene Whey Protein bisa menjadi solusi cerdas memenuhi asupan nutrisi bagi otot. Suplemen olahraga dengan protein tinggi, rendah kalori, dan rendah lemak adalah alternatif pilihan terbaik dalam mendapatkan bentuk tubuh ideal.

Pasalnya, 1 gelas Whey Protein sama dengan protein pada 5 butir putih telur ayam. Kalau harus mengkonsumsi dalam bentuk makanan padat, pasti sebagian besar dari Anda tidak akan merasa mampu menyantapnya. Jadi, kebutuhan protein yang diperlukan tubuh memang tinggi sekali.

Selama program menurunkan berat badan, sudah pasti Anda dituntut untuk mengurangi asupan kalori. Oleh sebab itu, akan lebih baik kalau konsumsi Whey Protein juga dibarengi dengan suplemen tambahan BCAA. Anda bisa mengatur mana suplemen yang harus dikonsumsi terlebih dahulu.

Ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengkonsumsi Whey Protein Evolene. Diantaranya adalah seperti di bawah ini:

  • Mencukupi kebutuhan protein harian tubuh sehingga tetap fit saat melakukan olahraga berat.
  • Membentuk massa otot bebas lemak
  • Mempercepat proses pembentukan perut kotak-kotak (sixpack).
  • Mencegah terjadinya pengikisan otot selama menjalankan diet tinggi protein rendah kalori.
  • Membantu untuk mendapat bentuk tubuh yang ideal dan juga sehat.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan latihan berkala.
  • Mendukung perkembangan otot secara alami.
  • Terdaftar di BPOM dan MUI.

Perbedaan BCAA dan Whey Protein, Mana yang Lebih Bagus?

Perbedaan BCAA dan Whey Protein
Perbedaan BCAA dan Whey Protein

Bagi Anda yang berencana mengkonsumsi suplemen untuk mengoptimalkan program bulking (menaikkan berat badan) atau cutting (menurunkan berat badan). Pasti akan merasa bingung apabila dihadapkan pada dua produk suplemen andalan dari brand suplemen Evolen tersebut.

Namun, perlu diketahui posisi BCAA  adalah sebagai suplemen tambahan atau pelengkap dan bukan pengganti whey. Oleh karenanya, konsumsi BCAA juga harus dibarengi dengan whey, baik itu Whey Protein atau Whey Evomass (Tergantung pada program pembentukan badan yang dijalani).

Idealnya, BCAA dijadikan pendamping Whey Protein untuk mengoptimalkan proses cutting. Hal tersebut dikarenakan BCAA tidak mengandung kalori sehingga lemak dalam tubuh tidak bertambah. Namun, BCAA juga recommended dikonsumsi bersama Evomass untuk memaksimalkan bulking.

Untuk cara konsumsinya sendiri cukup fleksibel. Anda bisa mengkonsumsi kapsul Evolene BCAA dengan Whey Protein yang berbentuk cairan milkshake. Namun, lebih dianjurkan untuk dikonsumsi secara berjarak agar tubuh selalu ternutrisi dan mendapatkan asupan protein yang cukup.

Selain dengan Whey Protein, Anda bisa mengkonsumsi BCAA menggunakan air dingin atau hangat. Jadi, sesuaikan saja dengan keinginan. Sedangkan aturan minum idealnya adalah 1 – 2 kapsul per serving. Untuk memaksimalkan hasil latihan, sebaiknya konsumsi saat sebelum atau setelah fitness.

Apabila Anda termasuk dalam golongan tim defisit kalori (berat badang sedang atau di atas standar), maka direkomendasikan mengkombinasikan minuman suplemen Whey Protein dengan BCAA. Selain berfungsi mempercepat proses pembentukan masa otot agar lebih tajam tanpa lemak.

Konsumsi BCAA secara teratur juga membantu proses recovery otot, terutama setelah melakukan olahraga angkat beban, seperti fitness. Dengan begitu, maka Anda tidak akan mengalami keram otot maupun pegal-pegal setelah latihan. Jadi, latihan selanjutnya bisa dilakukan secara maksimal.

Suplemen BCAA juga tidak berbahaya apabila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang. Karenanya, cocok dijadikan pilihan, khususnya bagi yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan protein melalui makanan. Sehingga harus mengkonsumsi suplemen sebagai doping.

Setelah mengetahui perbedaan BCAA dan Whey Protein, yang ternyata adalah 2 suplemen dengan komposisi bahan dan cara kerja berbeda, namun fungsinya sama. Sekarang Anda pasti sudah lebih mantap untuk mix mengkonsumsi kedua suplemen fitnes tersebut untuk mendukung latihan.

Untuk pemesanan bisa ke Halaman Produk website bozmen.id

Leave a Comment